Menyikapi Kekeringan dan Kebakaran Hutan yang Terjadi di Indonesia

Diperbarui: 7 Okt 2019




Kalimantan dan Sumatra dikenal sebagai paru-paru dunia. Akan tetapi, ironinya kawasan hutan di wilayah ini mengalami kebakaran secara ekspansif. Kebanyakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi akibat kekeringan. Ditambah, saat ini Indonesia sedang dilanda peristiwa El Nino. Peristiwa El Nino merupakan sebuah gejala iklim kering ekstrem dan memengaruhi siklus curah hujan sehingga wilayah terdampak mengalami musim kemarau lebih lama.


Kekeringan yang menjadi salah satu pemicu kebakaran hutan terjadi karena habisnya cadangan air. Tidak adanya cadangan air di bawah tanah bisa berpengaruh besar karena tanah tidak bisa mempertahankan kelembapan dan kesuburannya. Hal ini akan menyebabkan tanah tidak mampu meminimalisasi paparan api sehingga sebarannya menjalar. Iklim kering pun bergerak sebagai akseleratornya. Pada waktu yang tidak diduga-duga kombinasi antara udara kering dan gesekan antar pohon dapat menimbulkan percikan api.


Sebaran api yang meluas ke mana-mana akan membuat keadaan semakin parah. Hal ini sangat memprihatinkan karena merugikan berbagai sektor kehidupan mulai dari aspek sosial, lingkungan, kesehatan, hingga pendidikan.


Asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan akan membuat kandungan oksigen berkurang. Kabut asap pun akan muncul di wilayah yang terdampak. Asap yang tersebar tersebut akan mengganggu aktivitas masyarakat. Tidak hanya itu, kesehatan pun akan terancam karena asap yang terhirup akan membuat masyarakat terjangkit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Selain itu, kebakaran hutan dapat menghancurkan habitat flora dan fauna Indonesia serta matinya sejumlah spesies endemik Indonesia yang belum sempat dikenali.


Dampaknya bagi kesejahteraan alam pun tidak main-main dan harus segera ditanggulangi. Hal ini karena paparan panas dari api akan menyebabkan pemanasan global. Selain itu, akan terjadi alih fungsi hutan karena hutan yang telah terbakar mengalami waktu yang lama untuk kembali lagi seperti semula. Struktur tanah akan berubah dan reboisasi pun sulit dilakukan. Kebakaran hutan juga bisa memicu bencana alam lain. Hal ini karena tanah di lahan yang terbakar telah rusak, kehilangan fungsinya, sehingga apabila hujan turun akan terjadi erosi.


Polemik karhutla ini merupakan masalah bersama dan merugikan semua. Kita pun harus menyusun langkah-langkah untuk mencegah dan meminimalisasi peristiwa ini di masa mendatang.


Cadangan air yang berada di bawah tanah perlu kita benahi untuk mengatasi kekeringan. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan penyerapan air oleh tanah. Langkah-langkah yang dapat kita lakukan di antaranya membuat biopori dan sumur resapan. Biopori dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan daya resap air pada tanah. Metode ini dapat kita lakukan dengan membuat lubang pada tanah. Lubang ini diisi dengan sampah organik yang lambat-laun akan berguna untuk menyuburkan tanah dan membuka pori-pori tanah. Sementara itu, pembuatan sumur resapan dapat digunakan untuk menampung air hujan atau air permukaan. Tampungan air itu nantinya akan mengalir ke tanah sehingga membantu terbentuknya cadangan air di dalam tanah.


Selain dua hal di atas, kita juga dapat menanggulanginya dengan cara membangun infrastruktur berbahan ramah lingkungan. Produk kami, PoreBlock, merupakan salah satu material yang sudah menerapkan hal tersebut. PoreBlock dapat dioptimalkan untuk melakukan penyerapan air. Desain PoreBlock yang dibuat memiliki pori-pori akan memberikan jalan bagi air yang melintasinya sehingga air dapat mengalir ke bawah dan membuat cadangan air di bawah tanah. Kekuatan PoreBlock dalam melakukan penyerapan air bisa mencapai 100 kali lipat dibandingkan dengan paving block konvensional yang biasanya kurang optimal dalam melakukan penyerapan air. Penggunaan PoreBlock juga merupakan salah satu langkah yang dapat diterapkan untuk menyelamatkan lingkungan.


Yuk, kita jaga Indonesia bersama-sama dengan diawali dari diri sendiri.

855 tampilan
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now